Selasa, 21 April 2026

Sudah seminggu sejak aku mulai kembali menulis + buat konten Instagram, dan aku tidak menyangka bahwa ternyata mengerjakan keduanya sekaligus akan serumit ini.

Awalnya, aku berniat untuk membagi waktu harianku menjadi pagi dan sore. Pagi untuk riset dan menulis, sore untuk buat konten Instagram menggunakan apa yang aku tulis di pagi hari itu sebagai bahannya, tapi ternyata hal itu mustahil. Sebab, bahasa konten dan bahasa riset itu jauh berbeda.

Awalnya, aku juga berniat untuk membagi waktu mingguanku menjadi Senin, Selasa, Kamis untuk riset dan penulisan, dan Jum’at untuk Jurnal Mingguan (dan buletin bulanan apabila Jum’at itu adalah Jum’at terakhir di bulan yang berjalan). Setelah menjalani semuanya dan mengetahui seberapa rumit proses menulis + buat konten Instagram ini, maka aku memutuskan bahwa mulai sekarang, aku akan bekerja seperti ini: Aku akan riset dulu selama 3 hari, kemudian aku akan mengkhususkan 1 hari untuk menulis Jurnal Mingguan (dan buletin bulanan), baru aku akan membuat semua konten itu dalam bentuk slide carousel di hari yang sama, dan menjadwalkan postingan otomatis di Instagram Proyek 94Kitab™.

Bagi yang penasaran tentang seberapa rumit melakukan hal ini, akan aku beri gambaran. Untuk mengerjakan 1 siklus seperti yang aku gambarkan itu (yaitu 3 konten harian + 1 konten mingguan/bulanan), aku butuh 6-7 hari kerja, sementara dalam seminggu, aku hanya bisa bekerja selama 4 hari efektif. Percayalah, pekerjaan ini sangat rumit. Sebenarnya, yang paling rumit dan melelahkan bukanlah risetnya, penulisannya, ataupun membuat kontennya, melainkan harus berpindah-pindah “mode” dari peneliti→penulis→konten kreator→peneliti lagi. Kalau aku bekerja seperti ini lebih dari 4 hari dalam seminggu, aku khawatir sebelum 30 tahun, aku akan collapse.

Jadi, apabila 6-7 hari kerja itu dikonversi ke hari kalender, maka aku membutuhkan paling tidak sekitar 11 hari kalender. Artinya, dalam sebulan, mungkin aku hanya bisa mengerjakan 3 siklus saja (9 konten harian, 2 konten mingguan, 1 buletin bulanan), dan ya, ini artinya kemungkinan besar aku akan mundur jauh dari kebiasaan awal sebelum posting konten di Instagram. Kebiasaan awalku adalah 16 hari kerja untuk riset dalam sebulan, sekarang tinggal 4,5 hari saja. Karena, setiap 1 konten dari 9 konten harian itu didapatkan dengan riset+menulis sepanjang ½ hari dan copy-writing sepanjang ½ hari.

Tentu saja ini kemunduran besar dari sisi pemanfaatan waktu untuk riset, tapi di sisi yang lain, ini juga lompatan besar bagi proyek itu sendiri.

===============================================================

Caption:

فَتَعٰلَى اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّۚ وَلَا تَعْجَلْ بِالْقُرْاٰنِ مِنْ قَبْلِ اَنْ يُّقْضٰٓى اِلَيْكَ وَحْيُهٗۖ وَقُلْ رَّبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا

-=Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya. Janganlah engkau (Nabi Muhammad) tergesa-gesa (membaca) Al-Qur’an sebelum selesai pewahyuannya kepadamu dan katakanlah, “Ya Tuhanku, tambahkanlah (untuk)ku ilmu.”=-

Bagi yang ingin tau gambaran lebih detail tentang seberapa berat bekerja dengan berpindah-pindah “mode” dari peneliti→penulis→konten kreator→peneliti ini, berikut saya sertakan referensinya. Kalau link-nya tidak bisa diklik, silahkan screenshot tulisan link-nya, kemudian buka google lens, kemudian “pilih teks”, copy teks-nya dan paste di browser anda.

https://www.apa.org/topics/research/multitasking

https://ics.uci.edu/~gmark/chi08-mark.pdf

Singkatnya, artikel di “apa.org” (web resmi dari American Psychological Association) mengatakan bahwa bekerja dengan berpindah-pindah “mode” itu (shifting between tasks) dapat memotong 40% dari waktu produktif seseorang (jadi, anda harap maklum apabila saya bekerja sedikit lambat).

Sedangkan jurnal dari “University of California Irvine” mengatakan bahwa orang yang bekerja berpindah-pindah “mode” itu bisa saja melakukan pekerjaannya dengan lebih cepat, tetapi mereka harus “membayar” harga tertentu, yaitu beban kerja yang lebih tinggi, lebih banyak stres, frustrasi yang lebih tinggi, lebih banyak tekanan akibat mengejar waktu, dan harus mengeluarkan effort yang lebih besar (jadi, semoga anda juga maklum apabila saya hanya bisa bekerja efektif 4 hari dalam seminggu).

*Catatan: Postingan di Instagram akan delayed beberapa waktu karena harus disusun dalam bentuk konten terlebih dahulu. Untuk mengakses seluruh arsip serta postingan yang lebih lengkap dan up to date dari apa-apa yang dipublikasikan di halaman Instagram ini, silahkan buka di Notion Proyek 94Kitab™ melalui link di bio.

#MateriDasar #MateriDasar2 #94Kitab #SwitchingCosts #Multitasking #RisetBuku #StudiIslam