Senin, 20 April 2026
Hari ini aku sudah benar-benar kembali mulai menulis, dan bisa menyelesaikan sekitar 2⅓ halaman. Saat aku vakum beberapa waktu yang lalu, aku meninggalkan tulisan ini di pembahasan tentang huruf muqath-tha’aat. Pembahasan ini adalah pembahasan yang sangat panjang, dan dibagi dalam 2 sub-pembahasan yang besar, yaitu:
Melalui proses pendalilan yang panjang, kami menunjukkan bahwa:
Ya, aku sadar bahwa pikiran anda akan membayangkan hal yang bermacam-macam sesudah membaca 2 statement ini, sebab efek dari 2 statement ini bisa “menyambar” ke mana-mana. Tapi sabarlah menunggu versi rilisnya ya. Sekarang, nikmati saja dulu cuplikannya.
Nah, saat membahas tentang “Kemampuan Berbahasa Arab bukanlah tolak ukur ‘utama’ untuk memahami Al-Quran”, kami juga menyertakan gagasan bahwa “Kemampuan yang menjadi tolak ukur utama untuk memahami Al-Quran adalah ‘kebersihan hati’”. Sesudah itu, kami menyertakan beberapa dalil beserta penjelasannya. Ayat-ayat yang kami jadikan dalil bagi gagasan ini adalah Surah:
Nah, saat aku vakum beberapa waktu yang lalu, aku meninggalkan tulisan ini di pertengahan pembahasan Surah Az-Zumar ayat 22. Hari ini, aku sudah mengerjakan setengah bagian lagi dari Surah Az-Zumar ayat 22 dan seluruh bagian dari Surah Muhammad ayat 24. Setelah ini, aku akan mengerjakan bagian Surah Asy-Syams ayat 9-10, kemudian bagian penutup pembahasannya.
===============================================================
Caption: